Pembaruan Pertama Gospel Encounter
12 Oktober 2025
Artikel ini juga tersedia dalam bahasa Indonesia. Silahkan klik menu bahasa di pojok kanan atas untuk beralih.
This article is also available in Indonesian. Please click the language menu at the top right corner to switch.
Pembaruan Pelayanan – Gospel Encounter Lampung
Puji syukur kepada Tuhan atas kasih dan anugerah-Nya yang terus memelihara pelayanan Gospel Encounter di Lampung. Dalam setiap langkah, kami melihat bagaimana Tuhan dengan setia menuntun dan membuka jalan untuk melayani mahasiswa di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) agar hidup mereka semakin berpusat pada Injil. Pembaruan ini membagikan kabar dan cerita terkini dari pelayanan kami.
Saat ini, pelayanan dijalankan oleh Martin dan Rossy, dengan dukungan penuh dari Dofran dan Lala untuk juga membantu kami mengelola tentang GESFA dan beberapa Studi Kehidupan Berpusat pada Injil melalui video conference. Bersama-sama, kami mengemban satu panggilan: menolong mahasiswa mengenal, mengalami, dan menghidupi kasih Kristus di tengah kehidupan kampus mereka.
Mengapa Nama “Gospel Encounter”
Nama Gospel Encounter dipilih karena kami percaya bahwa kehidupan Kristen sejati dimulai dari sebuah perjumpaan dengan Injil, pengalaman pribadi ketika hati disentuh dan diubahkan oleh kasih Kristus yang menebus. “Encounter” menggambarkan momen hidup di mana kebenaran Injil tidak hanya dipahami secara intelektual, tetapi juga dialami secara pribadi, menghasilkan perubahan yang nyata.
Melalui setiap kelompok studi, percakapan, dan relasi, kami rindu agar setiap mahasiswa mengalami perjumpaan yang mengubah hidup ini, sehingga mereka bertumbuh menjadi pribadi yang berpusat pada Injil dan mencerminkan kasih Kristus kepada sesama.
Kelompok Studi Gospel-Centered Life
Puji Tuhan, pelayanan Gospel Encounter terus bertumbuh dalam kasih karunia-Nya. Di semester ini, kami melihat bagaimana Injil bekerja di tengah kehidupan mahasiswa ITERA melalui lima kelompok studi aktif, terdiri dari tiga kelompok mahasiswa laki-laki dan dua kelompok mahasiswa perempuan. Kami juga melakukan pendampingan pribadi bagi penerima Gospel Encounter Student Financial Aids (GESFA).
Dalam pertemuan mingguan ini, para mahasiswa belajar memahami dan menghidupi Injil secara nyata dalam keseharian mereka. Dalam beberapa minggu ke depan, salah satu kelompok telah mencapai bab terakhir dari buku Gospel-Centered Life, menandai perjalanan pembelajaran yang penuh sukacita dan pertumbuhan.
Salah satu kelompok Gospel-Centered Life (GCL).
Program Bantuan Pendidikan - Gospel Encounter Student Financial Aids (GESFA)
Kami bersyukur karena Tuhan telah mempercayakan kami untuk menjalankan program Gospel Encounter Student Financial Aids (GESFA). Saat ini terdapat empat orang donatur yang dengan setia menyalurkan dukungan finansial bagi mahasiswa yang membutuhkan. Bantuan ini berupa pembayaran uang kuliah satu semester dan dapat dilanjutkan hingga maksimal delapan semester, dengan evaluasi setiap semesternya.
Saat ini terdapat dua mahasiswa penerima beasiswa, dan kami berkomitmen bukan hanya mendukung secara finansial, tetapi juga membina secara rohani melalui buku Gospel-Centered Life serta mendampingi pertumbuhan akademik dan spiritual mereka.
Proses wawancara untuk kandidat GESFA.
Pertemuan pertama dengan penerima GESFA.
Pelayanan di Gereja, Komunitas Youth, dan PMK ITERA
Selain pelayanan kampus, kami juga bersyukur diberi kesempatan oleh Tuhan untuk melayani melalui pemberitaan Firman di berbagai tempat. Saat ini kami melayani sebagai pengkhotbah di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) dan Gereja MDC. Kami juga diundang untuk membagikan firman dalam acara upgrading pengurus PMK ITERA serta dalam ibadah bulanan youth GKPI.
Kami tidak pernah menyangka bahwa Tuhan dan para pemimpin gereja memberikan kesempatan kepada kami untuk berkhotbah. Kesempatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Walaupun kami masih belajar untuk mengontekstualisasikan khotbah sesuai dengan jemaat yang dilayani, kami selalu berdoa agar Tuhan sendiri yang memampukan kami setiap kali kami berdiri untuk memberitakan Injil-Nya.
Bagi kami, setiap kesempatan untuk berkhotbah adalah anugerah yang berharga. Kami melihatnya sebagai ruang di mana Injil diberitakan dan kasih Kristus dialami oleh lebih banyak orang. Dalam banyak kesempatan, terutama saat pertama kali berkhotbah di suatu tempat, kami sering membagikan pesan dari buku The Prodigal God karya Tim Keller. Melalui pesan ini, kami ingin menunjukkan DNA pelayanan kami, yaitu menjadi bagian dari Gospel-Centered Movement, sebuah gerakan yang menempatkan kasih karunia Kristus di pusat dari segala hal yang kami lakukan.
Berkhotbah di GKPI.
Berkhotbah di Gereja MDC.
Berkhotbah di Ibadah Youth GKPI.
Sesi upgrading kepengurusan PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen).

Persekutuan di rumah bersama sebagian pengurus PMK.
Mahasiswa Baru Kristen ITERA 2025 – Ladang yang Luas
Tahun ini, ITERA menyambut sekitar 900 mahasiswa baru beragama Kristen dari angkatan 2025. Pemandangan ini penuh sukacita, namun juga menjadi pengingat akan sabda Tuhan: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.” Ladang pelayanan di kampus sangat luas, tetapi hanya sedikit pekerja yang tersedia. Kami berdoa kiranya Tuhan membangkitkan lebih banyak hamba dan pelayan yang rindu menolong mahasiswa-mahasiswa ini bertumbuh dalam iman dan hidup berpusat pada Injil di tengah kehidupan kampus.
Mahasiswa baru beragama Kristen, angkatan 2025, sekitar 900+ orang.
Pokok Doa
Kami sangat bersyukur jika rekan-rekan dapat mendukung kami dalam doa.
Pergumulan terbesar kami saat ini adalah mengatur waktu. Tantangan untuk menyeimbangkan tanggung jawab akademik sebagai dosen, pelayanan, dan waktu istirahat cukup berat. Gereja tempat kami berjemaat juga berharap kami dapat terlibat lebih banyak dalam berbagai kegiatan dan kepanitiaan, yang membuat kami semakin sadar bahwa kami sering gagal dalam mengelola waktu dengan bijak. Mohon doakan agar Tuhan menolong kami belajar mengatur prioritas, beristirahat dengan tenang, dan tetap melayani dengan sukacita.
Kami juga mohon dukungan doa untuk perkara finansial. Saat ini, pelayanan ini belum menerima dukungan publik. Sebagian besar kebutuhan pelayanan masih kami penuhi dari dana pribadi. Kami sedang mempertimbangkan beberapa opsi terkait hal ini dan memohon agar Tuhan memberikan hikmat dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan ke depan.
Terakhir, mohon doakan agar kami dimampukan dalam menanggapi konseling. Beberapa orang sering datang ke rumah untuk berbincang dan meminta nasihat. Kami bukan konselor profesional, namun kami berusaha menanggapi dengan hati terbuka, mendengarkan tanpa banyak memberi saran praktis, dan menolong mereka dalam doa. Kiranya Tuhan memakai percakapan sederhana ini untuk menghadirkan penghiburan dan kebenaran Injil bagi setiap hati yang datang.
Penutup
Kami sangat bersyukur atas hak istimewa untuk melayani dalam pelayanan ini dan atas setiap kesempatan untuk melihat Injil mengubah hidup. Saat kami melanjutkan perjalanan ini, kami diingatkan bahwa setiap pekerjaan baik dimulai dan diakhiri dengan kasih karunia Allah. Hati kami penuh dengan ucapan syukur atas kesetiaan-Nya, dan kami menantikan untuk menyaksikan bagaimana Injil Yesus Kristus akan terus bekerja di antara para mahasiswa dan komunitas di sini di Lampung.
Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca tentang apa yang Allah lakukan melalui Gospel Encounter. Kami akan merasa terhormat dengan doa-doa Anda dan menyambut setiap kesempatan untuk berbagi lebih banyak tentang pelayanan ini. Kiranya Tuhan terus menggunakan setiap dari kita untuk membuat kasih-Nya dikenal di tempat-tempat di mana Dia telah memanggil kita untuk melayani.
Dalam kasih karunia-Nya,
Martin & Rossy